Namun seketika, Allah menunjukkan kekuasaannya yang Maha Dahsyat. Sedikitnya 40 orang yang menjadi pelaku keruntuhan masjid tersebut mengalami buta seketika. Bahkan para dokter yang menangani mereka mengaku angkat tangan lantaran tidak mampu mengobati kebutaan mereka itu.
Selain itu dikabarkan pula pelaku lain yang berusaha merobohkan Masjid Barbari sekarang ini hidup dalam kesengsaraan. Mereka kini ditangani oleh perserikatan grup Hindustan.
“Seluruh warga yang ikut dan dalam perbuatan yang sangat gegabah itu (merobohkan masjid) ditimpa kebutaan atau lumpuh tubuh,” kata seorang saksi mata.
Peristiwa ini terjadi pada pada tanggal 6 December 1992. Namun yang perlu menjadi peringatan bagi umat Muslim. Musibah dalam kejadian tersebut atas kehendak Allah yamg menimpakan pada para pelaku dosa yaitu bukti nyata bahwa Allah Ta’ala selalu menolong agama mulia ini, Islam, dan Dia membela orang-orang yang beriman.
Sekalipun musuh-musuh Islam berusaha menghancurkan agama Islam dan kaum Muslimin dengan semua cara, tetapi Allah sudah berjanji akan senantiasa memuliakan dan meninggikan agama-Nya dan menolong serta membelanya walaupun orang-orang kafir membencinya. Allah Ta’ala berfirman,
“Yang demikian itu yaitu karena sesungguhnya mereka nenentang Allah serta rasul-Nya. Barangsiapa menentang Allah, jadi sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. (QS. Al-Hasyr : 04)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Seungguhnya Allah betul-betul menangguhkan siksaan atas orang-orang dzalim jadi bila Dia telah menyiksanya, jadi tak ada yang terlewat sedikit pun. ” Lalu, beliau membaca Surat Hud: 102, ‘Dan begitulah adzab Tuhanmu, apa apabila Ia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu yaitu sangat pedih lagi keras. ” (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim).